30 September 2026
Habibi Raih Juara 1 di Open Chess Tournament Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097
Sekolah Catur Bidak Pratama kembali mencatatkan prestasi. Muhammad Hariz Habibi Saputro tampil sebagai juara pertama kategori SD dalam Open Chess Tournament "Pasuruan Bangkit" yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097, berlangsung 26–27 September 2026 di Kantor DPRD Kabupaten Pasuruan.
Turnamen menggunakan sistem Swiss tujuh babak dengan kontrol waktu rapid 10 menit + 3 detik per langkah, diikuti peserta dengan rating rata-rata 1087.
Hasil Pertandingan, Babak demi Babak
Habibi mengawali turnamen dengan empat kemenangan beruntun, termasuk kemenangan atas Muhammad Ilyas yang berrating jauh lebih tinggi di babak ketiga. Satu-satunya hasil remis datang di babak lima, melawan sesama pemain asal Gresik.
Titik krusial terjadi di babak enam, saat Habibi menghadapi Azzahra Asyila Rahma (rating 1782) — lawan dengan rating tertinggi sepanjang turnamen sekaligus salah satu pemuncak klasemen. Kemenangan di papan ini membuka jalan menuju babak terakhir melawan Ramazan Ahnaf Adiatma, yang saat itu sama-sama memimpin klasemen dengan 6 poin. Habibi menang, mengunci gelar juara dengan total 6,5 poin.
Performance rating Habibi tercatat 1934 — jauh melampaui rating rata-rata peserta turnamen (1087), mencerminkan konsistensi mengalahkan lawan-lawan dengan rating jauh di atasnya.
Di turnamen yang sama, Adil turut mengharumkan nama sekolah dengan finis di posisi Juara 8, sementara Irsyad dan Yaser turut menambah jam terbang bertanding.
Seluruh keluarga besar Sekolah Catur Bidak Pratama mengucapkan selamat kepada Habibi dan seluruh kontingen yang bertanding. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa latihan rutin membuahkan hasil di level kompetisi regional.
Gens una sumus.
Turnamen menggunakan sistem Swiss tujuh babak dengan kontrol waktu rapid 10 menit + 3 detik per langkah, diikuti peserta dengan rating rata-rata 1087.
Hasil Pertandingan, Babak demi Babak
- Babak 1 vs Alrafneo Karim Purba (Surabaya) — Menang
- Babak 2 vs Muhammad Zafran Amirullah (1489, Malang) — Menang
- Babak 3 vs Muhammad Ilyas (1712) — Menang
- Babak 4 vs Rajendra Dzaki Pratama (Pamekasan) — Menang
- Babak 5 vs Quthniadil Putra Resandika (Gresik) — Remis
- Babak 6 vs Azzahra Asyila Rahma (1782, Tulungagung) — Menang
- Babak 7 vs Ramazan Ahnaf Adiatma (Probolinggo) — Menang
Habibi mengawali turnamen dengan empat kemenangan beruntun, termasuk kemenangan atas Muhammad Ilyas yang berrating jauh lebih tinggi di babak ketiga. Satu-satunya hasil remis datang di babak lima, melawan sesama pemain asal Gresik.
Titik krusial terjadi di babak enam, saat Habibi menghadapi Azzahra Asyila Rahma (rating 1782) — lawan dengan rating tertinggi sepanjang turnamen sekaligus salah satu pemuncak klasemen. Kemenangan di papan ini membuka jalan menuju babak terakhir melawan Ramazan Ahnaf Adiatma, yang saat itu sama-sama memimpin klasemen dengan 6 poin. Habibi menang, mengunci gelar juara dengan total 6,5 poin.
Performance rating Habibi tercatat 1934 — jauh melampaui rating rata-rata peserta turnamen (1087), mencerminkan konsistensi mengalahkan lawan-lawan dengan rating jauh di atasnya.
Di turnamen yang sama, Adil turut mengharumkan nama sekolah dengan finis di posisi Juara 8, sementara Irsyad dan Yaser turut menambah jam terbang bertanding.
Seluruh keluarga besar Sekolah Catur Bidak Pratama mengucapkan selamat kepada Habibi dan seluruh kontingen yang bertanding. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa latihan rutin membuahkan hasil di level kompetisi regional.
Gens una sumus.